Senin, 25 Juni 2012

Pengalaman Periksa Kesehatan

By Ramazayn   Posted at  08.52   Tes Keshatan No comments
darah
Phobia Darah?

“Tabungnya jangan dibuka ya dek, itu nanti mau diisi darah kalian. Harus steril itu botolnya”.

Langsung aja muka aku berubah pucat pasi.  “Darah?”. “Oh my god, aku kan phobia sama darah, apalagi jarum suntik”.


Tidak seperti biasanya, hari ini aku bangun lebih cepat yaitu jam 6 pagi. Hari ini adalah salah satu hari penting, yaitu pendaftaran ulang MABA di USU bagi yang lulus melalui jalur undangan. Yaudah, langsung aja aku mandi. Walaupun akhirnya gak sempat sarapan gara-gara kelamaan mandi. Langsung buru-buru ke depan gang dan nyetop angkot. Untung aja dapat angkotnya cepat, walaupun sopir angkotnya rada-rada SKSD banget. SKSD  = kalimat halus versiku yg artinya bacod, gak tau lagi artinya? banyak cerita.

Sampai di USU, aku udah membayangkan pasti bakal masih sepi. Ternyata, udah bejibun umat manusia yang mengantri. Busyet dah, jadi peraturan yang dibuat kemaren tentang no. urut itu bullshit semua. Yang no. 700 sekian juga ada yang mengantri padahal bukan waktunya dia. Hadeh, Indonesia kayaknya hobby banget yak melanggar peraturan yang dibuat sendiri. Cape dehh…..

Tiba-tiba aja panitia membagikan sebuah tabung kecil. Aku sih gak terlalu respon dengan tabung tersebut. Tapi, aku tiba-tiba terpikir “paling untuk tes urine doank” sambil tersenyum lebar. Tiba-tiba aja ada satpam yg nyolot “Tabungnya jangan dibuka ya dek, itu nanti mau diisi darah kalian. Harus steril itu botolnya”.
Langsung aja mukaku berubah pucat pasi. “Darah?”. “Oh my god, aku kan phobia sama darah dan jarum suntik”. Aku berusaha menenangkan diri sambil tersenyum dan berpikir “alah, tenang aja Dan. Darah yang mau diambil paling cuma seuprit. Lagian dulu kau kan pengen masuk kedokteran??” pikirku sambil tersenyum. Saat aku melihat ke depan, ternyata udah ada antrian yang akan diambil darahnya, Mukaku langsung pucat dan keringat dingin. “Jadi, emang beneran 1 botol lipstik?” pikirku.

Selesai menunjukkan berkas-berkas dan bukti pembayaran SPP aku langsung melewati bagian pemeriksaan darah dan buru-buru masuk ke dalam klinik. Tiba-tiba aku dihadang abang-abang, ternyata harus tes visus mata dulu diluar klinin. Yaudah, sekalian aja aku periksa berat sama tinggi badan. “What? 63 Kg? naik 3 Kilo aku. Tinggi ku pun Cuma 163, sangat tidak ideal sekali badanku”….

Aku langsung ke bagian visus mata. Tiba-tiba aku dipanggil sama seorang abang yang arghhh, bikin minder kalo jalan sebelahan sama dia. Hahahaha….. Dan tes itu pun berjalan, Abang menanyakan tentang mataku sebelah kanan. “Pernah kecucuk ya dek?” kata abang itu
“Ehm, kayaknya gak pernah bang, tapi emang udah lama ini bang sejak SD” jawabku
“Oh, gitu” jawab abg itu sambil menandatangani berkasku. Sialnya, aku gak kepikiran mengopy berkas itu. Hiks hiks T_T

#Flashback
Memang aku udah lupa sejak kapan kejadian mata sebelah kananku ini dimulai, tapi karena mataku masih fine-fine aja dan masih jelas kalo ngeliat walopun gak pake kacamata, aku jadi gak terlalu ambil pusing. Tapi, aku harus lebih peka lagi dengan mata kananku ini, karena kata si abang itu, mata kananku udah parah banget.

Baiklah, 2 zona tes sudah dilalui. Dengan pandangan sinis aku melirik “blood test zone” yg bikin aku parno dan berlalu kedalam ruangan sambil berkata dalam hati “Aku akan menaklukkan kau tes darah” dengan theme song petir DUAAARRRRRRRR.
Aku pun tiba di “THT test zone” dan mendapati seorang bapak-bapak yang dari perawakannya sepertinya memiliki pengalaman segudang di bidang kedokteran. Aku ketawa dalam hati, disebelah aku ada cewek juga lagi diperiksa sama dokter cewek. Cewek itu diceramahi supaya sering-sering bersihkan kotoran telinganya.
“Ya ampun, kalo aku bukan kotoran lagi di kuping. Harta karun pun kayaknya. Wkwkkwkw”
 Si dokter pun langsung memeriksa kuping dan mempreteli hidungku menggunakan alatnya yang dingin. Terakhir, aku disuruh buka mulut dan ditempel alat yang entah apa namanya itu di lidahku. “Dan si dokter Cuma nyelupin alat itu ke air sebaskom yg gak tau masih steril ato kagak ??” pikirku. Ntah udah berapa mulut yang masuk di alat itu tadi. Dia pun langsung menandatangani berkas-berkasku. “Semuanya normal” dengan senyum lebar sambil nahan hasrat mau muntah.

Pantesan aja tadi sebelum masuk klinik, aku dicegat sama abang-abang tadi. Ternyata, didalam ada test mata lagi dan syaratnya harus udah selesai visus mata test di luar tadi. “Pagi-pagi aku udah suudzon aja ama orang. Maaf ya abang2 penjaga pintu depan  yang negor aku tadi”. Kali ini aku kebagian petugas wanita, masih muda, cantik dan berhijab. Mataku disenterinya dan disuruh menebak angka berapa di sebuah buku. “Oh, test buta warna” pikirku. Semua lancar aku jawab kecuali di angka 71. Angka 1 nya kayak angka 4, Fyuuhh.
“Tidak buta warna. Hhhe” pikirku lagi dan berjalan keluar sambil menanyakan “Tooth Zone Test” dimana pada seorang Ibu-ibu.

Dengan langkah yang sangat tidak pede aku pun memasuki ruang test kedua yg paling aku takuti, yaitu “Test Gigi”. Dari kecil aku memang paling cuek ama organ tubuh yang satu ini. Apalagi aku juga sering  makan – makanan yang merusak gigi such as permen, cokelat, gorengan, manisan dll. Aku pun disuruh golek sama seorang dokter pria, kayaknya umurnya sekitar kepala 3.
“Sekolah dimana?” tanya si dentist
“Ehm, SMA 11” jawabku ragu. “jangan tanya dimana itu”pikirku
“Tinggal dimana?” lanjut sang dentist
“Emm, di letda sujono” jawabku ragu lagi
“Arah ke Tembung ya?” lanjut dentist. “Ketahuan deh”pikirku
“Iya” jawabku pasrah. “Maaaak, kapan lah kita pindah rumaaaahhh” *ngayal*
“Hmm, gigi kamu gak berlubang, Cuma karangnya banyak sekali nih” ujar dentist.
“Sering ke dokter gigi?” tanya sang dokter
“aduh, ni dokter mau promosi kali ya. “Ehh, enggak dok.” Jawabku singkat sambil tersenyum sopan
Sang dokter gigi pun memberi sedikit catatan di berkasku dan tingkat kebersihan mulutku adalah..“Sedang?” gumamku.

#Flashback
Dari dulu aku dan keluargaku jarang sekali periksa gigi semenjak pindah dari Aceh. Entah karena gak ada yang pas dokter gigi di Kota Medan dengan keluargaku atau karena kami menyepelekan masalah gigi kali ya? Ntahlah,

“PHYSIC MAN TEST” adalah test selanjutnya yang harus aku lalui. Di depan zonanya udah ada 2 petugas ibu-ibu yang aku judge pasti cerewet. Yaudah, tensiku pun ditest dan hasilnya adalah 110. “Kalo gak salah sih normal” pikirku. Aku langsung masuk kedalam untuk tes paru-paru. “Astaga naga” umpatku dalam hati. Aku pun langsung berbaring pasrah diperiksa oleh seorang dokter yang rambutnya udah putih semua dan diselimuti keriput. “Aku gak rela tubuhku digerayangi pria tua ini” khayalan tingkat dewaku. Si dokter tua pun memeriksa dadaku dengan stetoskop dinginnya. Gak ada komentar satu kata pun dari mulutnya dan aku pun gak berharap kami terlibat obrolan. Sedangkan sang dokter idamanku sedang berbincang-bincang dengan maba sialan yang merebut dokter idamanku itu. Ternyata sang maba sialan adalah perokok, aku diam-diam menguping pembicaraan mereka. “Hahaha. Coba aja aku yang diperiksa oleh sang dokter idaman. Aku bersih Dok, dari nikotin dan semacamnya” *ngelamun tingkat dewa*. Si dokter tua tanpa ekspresi tiba-tiba memegang pergelangan tanganku dengan lama. “Yaelah, nyocokin jam?” pikirku. Tiba-tiba aja sang dokter tua tanpa ekspresi menulis-nulis berkasku dan menandatanganinya tanpa berkomentar. “Aku sih udah yakin hasilnya bagus, karena aku gak pernah menghisap nikotin”.

Aku pun langsung ke toilet karena dari tadi menahan HIV (Hasrat ingin vivis) #agak maksa. Setelah keluar dari toilet, aku buru-buru melihat kertas merah. Tinggal 1 zona yang belum diceklsit. “Blood Test” ujarku. Aku pun berjalan menuju pintu utama sambil membayangkan film Kill Bill vol. 1 cara Gank Yakuza masuk ke dalam bar.  “So cool” pikirku dan musiknya langsung berhenti  jadi musik #Horror pas aku udah sampai dan duduk di tempat antrian. Berbagai macam ekspresi terpampang nyata didepanku yang hanya 12 cm. Ada yang takut, ketawa ??? dll, tapi aku belum menemukan ada yang menolak untuk dihisap darahnya. Didepan aku seorang cewek berhijab, anak matauli sibolga sedang diambil darahnya. “Dia aja yang perempuan nyantai aja Dan sambil senyam senyum.” Pikirku. Aku pun menyembunyikan rasa ketakutan berlebihanku akan darah (sebenarnya aku phobia darah sejak ngeliat video pemenggalan kepala di HP Rahma Ito #kawankuSMA) beberapa bulan yang lalu. Saat si anak matauli yang lumayan cantik itu udah selesai, raut mukaku langsung aja balik jelek dan duduk di dekat Dokter penghisap darah ini. “Aduh, aku lebih rela kalo Bella Swan/Kristen Stewart aja yang menghisap darahku, paling enggak kawe nya  pun gak papa.

“Pak, saya tadi pagi belum sarapan. Gak papa tuh?” ujarku dengan polosnya pada dokter penghisap darah karena teringat kata-kata satpam sotoy tadi pagi yg bilang “sarapan tadi pagi kan? Nanti pingsan pulak kelen disini”.
“Gak papa dek” jawab dokter penghisap darah tersenyum. Mungkin karena ekspresi ketakutanku yg kelihatan bodoh.
“Dasar satpam sotoy” umpatku dalam hati
Si dokter penghisap darah pun mulai mengikat lenganku dengan alatnya supaya darahnya cepat keluar. Aku gak mau melihat ke alat-alatnya terutama si suntik. Liat ke samping, ada yang dihisap juga darahnya. Belum lagi sang Dokter udah mengeluarkan suntiknya. Terpaksa beralih ke arah sudut 45 derajat, ada yang lumayan enak dipandang. Hehehe
“Sekolah dimana dek?” tanya si dokter penghisap darah berusaha mencairkan suasana tegang sekaligus membuyarkan lamunanku. Pertanyaan yang ingin kuhindari ini pun terus dipertanyakan dari tadi. “Di SMA 11 Pak” jawabku sok ramah. “Untung aja gak nanyak alamatnya lagi” pikirku

#Important
Memang aku pernah bilang gak akan mempermasalahkan letak sekolahku yang menjurus ke arah TEMBUNG itu, karena toh gara-gara sekolah itulah aku berkesempatan masuk di USU. Tapi, syndrome minder mengalahkanku akhir-akhir ini. Pertanyaan alamat sekolah dan rumahku seakan menjadi pertanyaan sensitif dikupingku.

Sang dokter penghisap darah sudah selesai dengan ritualnya. Aku pun menempelkan stiker penutup luka di bekas suntikan. “Aku harus mendapatkan award karena melakukan hal ini”.  Dan setelah sekian lama aku menantikan sebenarnya apa golongan darahku, maka sang dokter penghisap darah melantunkan golongan darahku “B”.
“Yah, padahal aku berharapnya O” *kecewa*
Wajahku pun langsung berubah menjadi sok. Aku berlagak seolah hal ini kecil bagiku untuk menunjukkan ke anak FKG yang dari tadi sama terus denganku di tiap zone-nya (Apa jangan2 dia ngikuti aku terus ya?) #JagaImage

Dengan langkah penuh kemenangan karena aku telah mengalahkan zona paling kutakuti  itu aku langsung menuju zona pelaporan terakhir. Dengan mukak sok sombong aku melangkah dengan pasti sambil memandang mengejek ke maba-maba laen yang masi sibuk dan agak menghalangi jalanku. Pasti ada yg kesal melihat mukaku. Hahaha. Kebiasaan burukku yang paling susah diubah. Dan semuanya pun sudah selesai. Aku menuju pagar dan berhasil keluar dari klinik ini. Aku langsung menuju gelanggang mahasiswa dan menyelesaikan semua urusanku hari ini dengan cepat supaya bisa golek-golek dirumah. Di gelanggang mahasiswa aku berpapasan dengan John MG versi lokal yg kemarin menandatangani kartu Jalur Undanganku.
“Ohh, God. Engkau benar-benar menguji hambamu ini hari ini” batinku.
Semua urusan di Gelanggang mahasiswa pun sudah selesai. KTMS sementara pun  sudah aku dapatkan. Tinggal mengisi berkas online di PSI. Dan setelah selesai, aku pun kembali ke rumahku tercinta.

Rabu, 06 Juni 2012

Belajar Sejarah Part 1

By Ramazayn   Posted at  12.06   Teori No comments
Sejarah
Belajar Sejarah? Siapa Takut?

"Belajar sejarah lebih asyik jika kita berimajinasi menjadi pelaku sejarah tersebut atau berada di tempat bersejarah tersebut"

1. Golongan Muda
# Soekarni
# Jusuf Kunto
# Chaerul Saleh
# Shodancho Singgih, perwira PETA dari Daidan I Jakarta sebagai pimpinan rombongan penculikan.
# Shodancho Sulaiman
# Chudancho Dr. Soetjipto
# Chudancho Subeno sebagai pemimpin Cudan Rengasdengklok (setingkat kompi)
# Honbu (staf) yang dipimpin oleh Budancho Martono.

Mereka menculik Moh. Hatta dan Soekarno ke Rengasdengklok agar melakukan proklamasi kemerdekaan secepatnya. Sedangkan golongan tua menginginkan proklamasi kemerdekaan melalui PPKI.

2. Sidang pertama PPKI dan Keputusannya

Dilaksanakan pada 18 Agustus 1945
Pada sidang pertama ini PPKI menghasilkan suatu kesepakatan tentang naskah pembukaan Undang Undang Dasar 1945, memilih presiden dan wakil presiden pertama (Ir. Soekarno dan Moh. Hatta) dan untuk sementara waktu Presiden dibantu oleh sebuah Komite Nasional Indonesia.

3. Pergantian Kabinet Pada Masa Demokrasi Liberal

a. Kabinet Natsir (6 September 1950 – 20 Maret 1951)
b. Kabinet Sukiman (27 April 1951 – 3 Februari 1952)
c. Kabinet Wilopo (3 April 1952 – 2 Juni 1953)
d. Kabinet Ali I/Ali-Wongso (30 Juli 1953 – 24 Juli 1955)
e. Kabinet Burhanuddin Harahap (12 Agustus 1955 – 3 Maret 1956)
f. Kabinet Ali II (24 Maret 1956 – 9 April 1957)
g. Kabinet Djuanda (9 April 1957 – 5 Juli 1959)

4. Dekrit Presiden
Pada tanggal 5 Juli 1959, jam 17.00 WIB presiden mengeluarkan Dekrit yang berisi :
1. Pembubaran Konstituante
2. Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya lagi UUDS 1950
3. Pembentukan MPRS yang terdiri atas anggota DPR, utusan daerah dan golongan-golongan serta pembentukan DPAS.

5. Peran masing – masing daerah dalam mempertahankan Kemerdekaan Indonesia (Aceh dan Sumatera)

a. Aceh
Berita proklamasi disambut Aceh dengan membentuk API pada 6 Oktober 1945. Organisasi tersebut mengambil alih markas tentara Jepang dan mengibarkan bendera merah putih di Langsa, Banda - - Aceh, Ule Lhe.
24 November 1945 tentara Jepang menyerang Lhokseumawe dan menyerah pada pemuda Aceh dan menyerahkan senjata.
16 Juni 1948 Said Mohammad Alhabsyi selaku panitia pengumpulan dana untuk membeli pesawat berhasil mengumpulkan dana US$130.000
20 Agustus 1948 Juned Yusuf dan beberapa orang lagi berhasil mengumpulkan 20 Kg emas dan sejumlah uang.
Pembelian pesawat di Singapura dibawag pimpinan Wiweko Supomo. Pesawat tersebut dinamai 001 Seulawah (gunung emas) tiba di Indonesia pada oktober 19548.
Pada masa Agresi Militer II, pesawat tersebut berada di India untuk perbaikan besar. Setelah selesai, terjadi Blokade di Belanda lalu dioperasikan di Burma. Hasil dari operasi tersebut digunakan untuk membeli obat, senjata dan dua pesawat lagi (RI 007 dan RI 009). Wah, ternyata Indonesia punyak pesawat James Bond jugak ya. Heheheh…..

b. Sumatera Utara
13 Oktober 1945 didirikan Barisan Pemuda Indonesia yang dipimpin Achmad Tahir. Tindakannya mengambil alih gedung-gedung pemerintah dan merebut senjata Jepang.
9 Oktober 1945 Kedatangan pasukan Sekutu membuat situasi kota Medan Panas (bukan karena iklim ya). Namun karena Provokasi-provokasi yang dilakukan Belanda sehingga meletuslah pertempuran Medan Area.
9 Mei 1947 Di Sibolga, rakyat berjuang mengusir kapal Belanda. Peringatan Residen Tapanuli, dr. F.L. Tobing agar kapal tersebut meninggalkan perairan Sibolga paling lambat tanggal 12 Mei 1947 pada pukul 10.00 WIB tidak dipenuhi. Sehingga terjadi pertempuran hebat antara Belanda dengan Komando Pasukan Khusus.

6. Perjanjian Roem-Royen
Tercapai kesepakatan antara Indonesia-Belanda. Pihak RI antara lain memerintahkan untuk menghentikan perang gerilya dan akan turut dalam KMB dengan maksud mempercepat penyerahan kedaulatan yang sungguh-sungguh dan lengkap pada negara Indonesia Serikat tanpa bersyarat.

7. KMB dan Hasilnya
KMB diadakan di Den Haag pada tanggal 23 Agustus – 2 November 1949dengan UNCI sebagai penengahnya. Delegasi Belanda dipimpin oleh Van Marseven dan ketua konferensi adalah Perdana Menteri Belanda Wilian Dress. Hasil dari KMB adalah :
a. Belanda mengakui RJS sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.
b. Status Irian Barat akan dibicarakan 1 tahun setelah penyerahan kedaulatan.
c. RIS dan Negeri Belanda akan disatukan dalam Uni-Indonesia-Belanda yang diketuai oleh Ratu Belanda.
d. RIS mengembalikan hak milik dan memberikan hak konsesi dan izin baru bagi perusahaan-perusahaan Belanda.
e. RIS harus mengganti biaya yang dikeluarkan Belanda selama berada di Indonesia sebesar 4.418 miliar gulden

8. Pembebasan Irian Barat
a) Perjuangan Diplomatik
b) Konfrontasi Ekonomi
c) Tri Komando Rakyat

9. Konfrontasi Ekonomi
a. Mengadakan pemogokan total oleh buruh-buruh yang bekerja di perusahaan-perusahaan Belanda pada tanggal 2   Desember 1957
b. Mearang beredarnya semua media dan film yang menggunakan bahasa Belanda
c. Melarang pesawat – pesawat milik KLM Belanda mendarat dan terbang di atas wilayah Indonesia
d. Melarang aktivitas konsuler Belanda di Indonesia pada tanggal 2 Desember 1957
e. Melakukan pengambilalihan dan Nasionalisasi perusahaan – perusahaan Belanda di Indonesia yang dilakukan oleh para buruh yang bekerja di perusahan tersebut.

10. Gencatan Senjata Indonesia-Belanda
a. Slambat-lambatnya pada tanggal 1 oktober 1962, penguasaan atas Irian Barat dipegang oleh pemerintah sementara PBB atau UNTEA dengan ketua Dr. Jalal Abdoh dari iran yang akan tiba di Irian Barat untuk menerima penyerahan kekuasaan dati pemerintah Belanda
b. UNTEA akan menggunakan tenaga yang berasal dari Indonesia yaitu Mr. Sujarwo Condronegoro, penduduk Irian Barat dan sisa pegawai Belanda.
c. Pasukan Indonesi yang sudah ada di Irian Barat tetap berada disana, namun berada dibawah kekuasaan UNTEA.
d. Angkatan perang Belanda secara bertahap dikembalikan ke negerinya.

Sabtu, 26 Mei 2012

Cerita UN dan SNMPTN

By Ramazayn   Posted at  09.10   UN No comments
Hari yang sangat ditunggu-tunggu dan membuat seluruh anak SMA se-Indonesia kelas XII di tahun ini (2012) menjadi deg-degan. Gimana enggak deg-degan ? hari ini adalah pengumuman lulus/tidak lulusnya aku setelah 3 tahun belajar di SMA. #horror
Aku pun mulai searching, apakah ada quick qount versi pengumuman UN di Internet dan ternyata hasilnya nihil. Ada sih, tapi hanya bagi sekolah yang punya website sendiri. *sekolah awak tak punye website*. Gosip-gosip yang sampai di ponselku ada 2 orang yang tidak lulus di sekolah kami. Belum tahu apakah dari program IPA atau program IPS. Yang jelas berita ini membuat banyak yang tidak nyaman. “Bikin gelisah aja” pikirku. Aku langsung message salah satu guru dan dia bilang 2 orang itu dari IPS. Aku pun langsung lega. >_<
Sesampainya di sekolah, emakku langsung masuk ke kelas. Aku dan tribi (genk kecilku) pun menunggu para emak di loby sekolah. (Aku enggak tahu sih itu layak disebut loby atau enggak -__-“). Satu persatu teman kami keluar dengan muka bahagia bersama emak dan bapak-nya masing-masing. Dan kami (tribi) pun heboh saat Awal (anggota yang penuh perjuangan untuk keterima di tribi) keluar dan dinyatakan lulus. Congrattss wal.
Tiba saat emak Icha keluar, kami pun membuka amplop tersebut bareng-bareng. “Lulus”. Emak Nabila udah buka duluan, dan dia juga lulus. Dan terakhir emak aku gak berani buka. Akhirnya aku yang disuruh buka. Dan ternyata hasilnya…….

pengumuman kelulusan
Aku lulus Maaak!

“Alhamdulillah. Aku lulus”. Langsung salam emak.
Saat sampai dirumah, bapak aku ekspresinya biasa aja pas tahu aku lulus. (Yah, wajar kalilah ya. Cuma UN doank, smua org juga dah tau issue UN). Bapakku menyuruh aku membuka internet jam 5 sore untuk melihat pengumuman SNMPTN jalur undangan. Aku yang gak percaya, sempat beradu mulut dgn bapakku. Karena dengan jelas official site nya bilang pengumuman adalah 27 mei. Ternyata emang bapak aku yang benar. Soalnya di TV juga diberitakan (Dasar panitia SNMPTN labil -_-‘).

Jam dinding menunjuk angka 5, jantungku pun deg-degan kencang kali. Aku mulai menulis alamat website www.snmptn.ac.id. 1 detik…….10detik….5 menit kemudian. “Not Respons”. Arggghhh. Aku mencoba untuk membuka situs alternatif lain yaitu www.its.ac.id dan alhamdulillah terbuka. Aku klik link pengumuman SNMPTN undagan dan harus diisi :
No. Pendaftaran              : 4120199590
Tanggal Lahir22             : February 1994
*enter*
tiba-tiba aja ada kesalahan di nomor. “Okay okay, Dan. Santai aja ya.” *Tarek napas* Aku coba cek lagi no. pendaftaranku. “Loh, benar nya?” #MulaiPesimis. Aku coba klik kanan dan reload. Tiba-tiba..
pengumuman SNMPTN
Aku lulus SNMPTN? ini bukan mimpi kan?
YA ALLOHH…MAKASIH YA ALLOH. LULUS PIL. PERTAMA AKU MAK, PAK. *sambilnetesairmata* (ekspresiku yang tiba-tiba. lebay sih. Wkwkw)

Bapak aku langsung nyalam aku, emak aku mengecek apakah bener itu namaku.

Hah, gak tau lagi mau bilang apa, senang pastinya. Dua Kejutan hari ini. #LangsungUpdateStatus

Double Shock ^-^



Minggu, 23 Oktober 2011

Cerita Boyband Indonesia

By Ramazayn   Posted at  11.46   Opini No comments
Boyband?
Fenomena boyband


Boyband Amerika dan Inggris mengutamakan kualitas Vokal. Boyband Korea mengutamakan kualitas dance dan penampilan. Boyband Indonesia mengutamakan...?

Hari minggu adalah hari dimana aku benar-benar bisa menonton dengan tenang, tidur dan hang out bareng teman. Kalau biasanya dari senin sampai sabtu kepala jadi panas karena Les dan membahas soal-soal (yang gak selesai-selesai). Khusus hari minggu aku bisa sedikit enjoy. Hakhaka. Karena teman semua pada jalan dengan gebetan, dan aku juga udah tidur sekitar 12 jam (nampak kali malming kelabu). Akhirnya, aku memutuskan untuk berkencan dengan TV yang sudah lama tidak aku gombali.

Nasib kalau gak berlangganan TV kabel ya beginilah jadinya. Acara TV lokal WTF semua. Dimulai dari acara kartun bisu dan bodoh, kartun pembodohan, kartun hewan-hewan aneh yang berubah dan gak tamat dari aku SD, acara komedi super lebay dan garing, FTV klise murahan, acara Gosip yang pertanyaannya itu mulu “kapan jadian, kapan nikah, kapan cerai, kapan punya anak? kapan mati” si artisnya pun cuma jawab “doakan saja”. Siapalah yang mau nonton acara begitu ya? rugi kali rasanya waktu terbuang untuk pertanyaan bodoh dan liputan gak penting seperti itu. Alasan terakhir kenapa aku selalu pengen ngebanting TV atau mencampakkan remote ke TV adalah acara musik yang super lebay, super garing, super ueeekkkk……

Kalau kemarin kupingku ngilu karena musik melayu yang  liriknya super lebay, dan parahnya si penyanyinya cuman nguap-nguap gaje. Karena salah satu band melayu naik daun, maka bermunculan band sejenis dengan lirik lebay yang sama. Bahkan suaranya pun hampir mirip. Mungkin karena tukang edit suara rekamannya juga sama.

Fenomena kembali terulang kembali. Kali ini bukan musik melayu tapi Fenomena Boyband dan Girl Band. Karena muncul sekelompok boyband (lebih tepatnya kemayuband menurutku), yang cukup naik daun maka bermunculan boyband sejenis kayak jamur. Hanya bermodalkan bisa senam aerobik dan mukak sok imut, wkwkwkwk. Anehnya, banyak orang gilak yang suka, Dasar ABG labil. Girlband nya pun sama aja. Cuma bermodalkan muka dengan make up semenor mungkin dan tingkah yang dicentil-centilkan. Ampuuuuuunnnnn. Beda sekali dengan Boyband Korea, Japan dan sekitar. Mereka punya ciri khas di kostum, vokalnya bagus dan dancingnya juga energik. Sedangkan Boyband Cekat Cekot Indo lebih mirip para peserta senam aerobik. Pantesan musik Indonesia susah bisa go Internasional. Kita semua cuma ditipu trik pemasaran label yang cuma mau meraup keuntungan. Produser hanya ingin meraup keuntungan dengan instan. Baguslah RBT diberhentikan dan CD dibajak. Semoga kekreatifan dan musikalitas musisi Indonesia bisa bangkit kalo udah begitu.

NB : List lagu Indonesia di Ipodku yang masih bertahan dan dengan sukarela aku masukkan di bulan ini :
– Gamal (Cuma Aku) : Walaupun beberapa liriknya terasa lebay, tapi musiknya bagus. Genrenya RnB banget. Suaranya kayak Perpaduan Chris Brown dan Taio Cruz
– Soul ID (Siapa Bilang) : Grup hip hop yang berani tetap di jalurnya walaupun sempat beberapa kali ganti aliran, tapi balik lagi ke Hip Hop. Caiyo
– Purpose (Stand Up) Walaupun aku gak tahu ini grup band dari kota mana, kapan tercipta dan baru tahu lagunya sekarang (itupun karena close song tv show 86) tapi aku salut kualitas vokalis dan musikalitasnya. Gak nyangka kalau mereka adalah Orang Indonesia.
– Anggun (hanyalah cinta). Mau versi western atau southern, Anggun tetap keren.
– Peter Pan (Langit tak mendengar dan menghapus jejakmu) Dua lagu ini gak terungkapkan lagilah betapa aku sukanya. Liriknya benar, benar, benar jenius. Like it.

Minggu, 29 Mei 2011

Hoax Agnes Monica Meninggal

By Ramazayn   Posted at  12.17   News No comments
Agnes Monica
Agnes Monica Sehat Wal'afiat

Agnes Monica dikabarkan meninggal via twitter pada tahun 2011. Apa yang sebenarnya terjadi?


Hmmm…..suasana pagi ini sangat menyenangkan. Angin berhembus sepoi-sepoi menyapu wajahku. Burung-burung bernyanyi seolah menyambutku yang bangun tidur. (lebay).
Okey, hari ini sebenarnya aku gak tahu mau kemana karena tadi malam abis nobar (Liga Champion). Sebenarnya bukan aku yang suka, tetapi abang aku lebih tepatnya. Terpaksalah aku ikut dengan dia. Daripada gak tau mau ngapain dirumah malming.  Lumayan biaya konsumsi ditanggung sepenuhnya oleh dia.

Gak tau kenapa, tiba-tiba kepalaku pusing. Aku coba buka twitter, ada mention yang menarik perhatian sampai membuat mataku melek. “Agnes Monica Dies?”. Aku dengan polosnya langsung membuka blog tersebut. Aku juga mikir, tadi malam kan konser Ultah Telkomsel seharusnya dia ngisi acara, tapi kok gak ada? Apa benar kah berita itu?
Jreng jreng……

Setelah aku coba baca blog itu, ternyata Agnes cuma menderita cidera saat latihan. Terus pas dibawa kerumah sakit, magnya kambuh karena bius dosis tinggi yang dikasih dokter. Akhirnya ……………..
Aku mulai curiga, dan ternyata kecurigaanku terjawab di kolom komentar blog tersebut.
Si empunya blog ngeposting di hari yang sama jam 09.31 WIB Sedangkan dia bilang, Agnesnya meninggal jam 11.00 WIB. Gimana caranya? emang dia mama Laurent wannabe apa? Hahahha…….
Ternyata beritanya HOAX dan aku sakit hati karena ketipu dengan orang yang pengen eksis dengan jalan yang tidak halal. Hhahaha….

Sabtu, 28 Mei 2011

Cerita Buku Sekolah Elektronik (BSE)

By Ramazayn   Posted at  12.42   Opini No comments
Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Buku Sekolah Elektronik adalah buku dari pemerintah

Buku Sekolah Elektronik (BSE) merupakan salah satu terobosan kebijakan pemerintah yang patut dipuji. Idenya sederhana saja. Pemerintah (Kemdiknas) membeli hak cipta buku-buku sekolah di berbagai jenjang pendidikan (SD, SLTP, SLTA, termasuk SMK), kemudian buku tersebut diunggah ke website yang sengaja dibuat (http://bse.kemdiknas.go.id) sehingga bisa diunduh dan diperbanyak oleh siapa saja secara gratis. Kalau sudah diunduh dan dicetak, mau dijual ke orang lain juga boleh, asal tidak melampaui harga maksimalnya. Harapannya adalah anak-anak Indonesia tidak lagi menghadapi masalah dalam membeli buku. (Kompasiana.com, 2012)

Senin, 23 Mei 2011

Belajar Koloid

By Ramazayn   Posted at  12.46   Teori No comments
Contoh Koloid
Contoh Koloid Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Untuk menguasai materi kolid, dasar yang wajib kita kuasai dan hapal mati adalah jenis – jenis koloid dan contohnya. Agak ribet memang membedakannya, makanya aku tulis disini supaya gak lupa.

1. Padat medium pendispersinya Padat = Sol Padat           >Contohnya : Logam dan Kaca Berwarna
2. Padat medium pendispersinya Cair    = Sol                       > Contohnya : Kanji dan Cat
3. Padat medium pendispersinya Gas     = Aerosol Padat >Contohnya : Asap dan Debu
4. Cair medium pendispersinya Padat    = Emulsi Padat   >Contohnya : Mentega dan Mutiara
5. Cair medium pendispersinya Cair       = Emulsi               >Contohnya : Santan
6. Cair medium pendispersinya Gas        = Aerosol Cair   >Contohnya : Kabut dan Awan
7. Gas medium pendispersinya Padat     = Busa Padat     >Contohnya : Batu apung dan Kue
8. Gas medium pendispersinya Cair        = Busa (Buih)    >Contohnya : Busa sabun
Nah, itu dia dasar untuk mempelajari koloid. Kalau ini enggak ngerti, bakalan gak nyambung selanjutnya. Makanya, harus hapal mati nih. ^^

Back to top ↑
Connect with Us

What they says

© 2013 Cerita Random. WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.